Sebuah perusahaan rintisan di San Francisco, Marble mulai 12 April lalu membuat sebuah inovasi baru dalam mengantar pesanan menu restoran dengan bantuan robot. Marble yakin layanan seperti ini akan segera bertumbuh di seluruh dunia. 

Dilansir dari Star2, Marble bekerjasama dengan aplikasi pemesanan makanan Yelp Eat24. Robot yang dilengkapi kotak dan roda ini bekerja menangani layanan antar secara lokal untuk beberapa restoran di distrik Mission Hill dan Portrero Hill, San Francisco, AS.

“Ini benar-benar ada,” ucap salah satu pendiri sekaligus direktur Marble, Matthew Delaney pada AFP saat melakukan demo dengan robot di Portrero Hill. 

“Pada saat tertentu, pemesan makanan antaran via Yelp Eat24 akan dihadapkan pada pilihan apakah mereka ingin pesanan diantar oleh robot,” tambahnya.

Makanan yang dipesan nantinya terkunci dalam penyimpanan di tubuh robot yang berkapasitas cukup besar. Bahkan bisa muat sampai empat tas belanja ukuran standar.

Robot Marble bernama “Happy” ini berjalan melintasi trotoar dan menyeberang jalan dalam kecepatan yang setara dengan orang berjalan. Robot mengandalkan laser, kamera dan sensor lain untuk bermanuver. Teknologi ini mirip dengan teknologi yang digunakan pada mobil kemudi otomatis.

Marble juga membuat peta digital tiga dimensi dari wilayah di mana robot bekerja.

“Hal ini membuat kita punya robot paling cerdas dan dapat diandalkan, yang tahu betul lingkungan dan sadar secara sosial sehingga ia punya etika yang baik di trotoar,” kata Delaney.

Marble tidak menyebutkan biaya yang mereka habiskan untuk membuat robot ini. Delaney mengatakan perusahaannya punya misi untuk menurunkan biaya pembuatan dan juga membuat sesuatu yang berguna di tiap kota di dunia.

“Kami pikir ini adalah solusi untuk lingkungan perkotaan; sangat sopan, bergerak lambat, aman, robot yang sangat membantu yang bergerak dari pintu ke pintu,” tambahnya.

Hingga kini, aturan soal robot di trotoar masih mengalir dan perusahaan rintisan ini bekerja dengan pemerintah setempat dan grup komunitas.